Sabtu, 19 Januari 2013

Susu Sebagai Penetral Racun


(Oktavianus Ken Manungkarjono, Yogyakarta) "Pengalaman keracunan pertama yaitu ketika makan mie instan beberapa tahun yang lalu di asrama Muntilan. Begitu laparnya saya sehingga tidak memperhatikan kemasan mie instan tersebut telah rusak/kadaluwarsa. Sesaat setelah makan, badan terasa dingin, perut mulai mual dan kepala pusing-pusing. Pada waktu itu saya belum sadar kalau saya sedang mengalami gejala keracunan. Untunglah seorang teman saya membuatkan segelas susu dan menyuruh saya meminumnya sampai habis. Entah bagaimana tiba-tiba terjadi reaksi di perut saya sehingga saya muntah-muntah dan beberapa jam kemudian kondisi badan saya sudah membaik."

Analisis:
Apapun jenis makanannya, jika sudah kadaluwarsa tentu tidak layak untuk dikonsumsi. Berdasarkan analisa medis, makanan basi atau kadaluwarsa dipastikan mengandung bakteri dan jamur. Kedua jasad renik tersebut, sangat membahayakan kesehatan manusia. Jamur akan tumbuh pada makanan yang basah atau lembab.
Jika manusia mengkonsumsi makanan kadaluwarsa, dalam jangka pendek bisa mengalami keracunan, karena bakteri akan menyerang saluran pencernaan. Fase ini, akan ditandai dengan mual dan muntah - muntah. biasanya masa inkubasinya akan cepat, yaitu satu jam. Anak - anak kecil biasa sangat sensitif jika mengkonsumsi makanan basi. Apabila seseorang keracunan makanan kadaluwarsa seperti pengalaman di atas, pertolongan pertama dapat dilakukan dengan meminumkan segelas susu kepada penderita.
Salah satu manfaat susu adalah dapat menetralisir racun seperti logam, timah dan cadmium dari bahan makanan lain yang diserap oleh tubuh. Pasalnya susu bisa menetralisir asam. Racun yang bersifat asam misalnya air keras bila terminum dan masuk dalam tubuh bisa ternetralisir. Itulah sebabnya bila ada orang keracunan harus minum susu sebanyak-banyaknya sama hal dengan santan, karena pada dasarnya larutan asam dan basa dicampur menjadi netral. Susu dan santan adalah basa.
Tetapi bila minum obat tidak boleh sambil minum susu. Ada obat tertentu yang memerlukan keasaman lambung. Sementara susu yang menetralisir asam lambung bisa mengakibatkan obat tidak pecah dan tidak bisa diserap
Pencampuran susu dan telur tepat untuk penderita keracunan akibat mikroorganisme. Miroba penyebab keracunan biasanya menyukai susu sebagai tempat hidup. setelah mikroorganisme patogen ini terikat di susu, lalu dimuntahkan. Penambahan susu telur, sebenarnya bertujuan untuk merangsang muntah sehingga racun dapat dikeluarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar